Puisi
Aku tak tertarik apa mata pencarianmu.
Aku ingin tahu apa yang kau dambakan, dan apakah kau berani mengimpikan bertemu dengan
pujaan hatimu.
Aku tak tertarik berapa usiamu.
Aku ingin tahu apakah kau mau mengambil resiko terlihat bodoh demi cinta, demi cita-cita,
demi petualangan hidup sepenuhnya.
Aku tak tertarik planet apa yang menempati bulanmu.
Aku ingin tahu apakah kau telah menyentuh pusat dukamu sendiri, jika
kau telah dibukakan oleh pengkhianatan hidup atau telah menjadi layu atau tertutup karena takut disakiti lagi! Aku ingin tahu apakah kau bisa duduk bersama rasa sakit, sakitku atau
sakitmu, tanpa mencoba menyembunyikannya, atau memudarkannya atau memperbaikinya. Aku ingin tahu apakah kau bisa berada dalam sukacita, sukaku atau sukamu;
jika kau bisa menari dengan alam liar dan
membiarkan keriangan mengisimu hingga ujung jemari kaki dan tanganmu tanpa mengingatkan kita untuk berhati-hati, bersikap realistis, atau mengingat keterbatasan manusia.
Aku tak tertarik apakah cerita yang kau kisahkan itu benar.
Aku ingin tahu apakah kau bisa mengecewakan orang lain agar jujur pada dirimu;
jika kau
dapat menanggung tuduhan pengkhianatan dan tidak mengkhianati jiwamu sendiri.
Aku ingin tahu apakah kau bisa setia dan karenanya dapat dipercaya. Aku ingin tahu apakah kau dapat melihat keindahan meskipun tidak setiap hari itu elok, dan jika kau dapat
menyumberkan hidupmu dari kehadiran Tuhan. Aku ingin tahu apakah kau bisa hidup dengan kegagalan, gagalmu atau gagalku, dan tetap berdiri pada sisi
danau dan berteriak pada bulan keperakan, “Ya!”
Aku tak tertarik pada tempat tinggalmu atau seberapa banyak uang yang kau miliki.
Aku ingin tahu apakah kau bisa bangkit setelah semalam berduka dan merana, lelah, babak belur, dan melakukan apa yang perlu dilakukan demi anak-anak.
Aku tidak tertarik siapa dirimu, atau bagaimana kau tiba disini.
Aku ingin tahu apakah kau masih bisa berdiri di tengah api bersamaku dan tidak mundur teratur.
Aku tidak tertarik dimana atau apa atau dengan siapa kau belajar.
Aku ingin tahu apa yang menjagamu dari dalam, saat segala hal berjatuhan.
Aku ingin tahu apakah kau bisa sendirian bersama dirimu; dan apakah kau
benar-benar
menyukai temanmu di saat-saat hampa.